Empat Pimpinan Wilayah Kaltim-Kaltara Godok Baitul Arqam Guru Muhammadiyah Balikpapan


Khazanahonline.com - Berlangsung selama 3 hari di Asrama Haji Balikpapan, Forum Guru Muhammadiyah Balikpapan yang baru seumur jagung sukses menyelenggarakan acara yang khusus pengenalan guru-guru terhadap organisasi Muhammadiyah.

Beberapa pemateri didatangkan langsung dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, salah satunya adalah Syamsi Sarman yang saat ini menjabat Ketua Umum PWM Kalimantan Utara.

Syamsi menyampaikan materi Nilai Dasar Perjuangan Muhammadiyah, sekaligus memotivasi para guru bagaimana kota Tarakan yang terletak di Kalimantan Utara sukses menerapkan konsep sentralisasi dana, "Beberapa daerah termasuk Pimpinan Pusat Muhammadiyah pernah berkunjung ke Tarakan, menyaksikan sendiri bagaimana konsep sentralisasi dana berhasil berjalan dengan baik" ujarnya saat memberikan materi.

Selain dari PW Muhammadiyah Kaltara, ketua Majelis Pendidikan Kader Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Timur, Zainudin, S.Pd ikut membawakan materi Sekolah Sebagai Media Dakwah dan Kaderisasi Unggul.

Sedangan Achmad Suparno, S.H sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Timur mempresentasikan materi Arah dan Karakter Pendidikan Muhammadiyah, mengupas lebih mendasar nilai-nilai Pendidikan yang dianut organisasi Muhammadiyah.

Disesi terakhir sesepuh Muhammadiyah Kalimantan Timur Drs. Jaswadi, M.Si mengungkap pentingnya mengukur standar profesi dalam kegiatan belajar mengajar, dari materi Profesionalisasi Pengelolaan Sekolah.

Selain pemateri dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, beberapa ustadz dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Balikpapan turut andil memberikan materi pengenalan al-islam dan ke-Muhammadiyah.

Kegiatan yang berlangsung sejak Jumat siang (02/11) hingga Ahad siang tersebut berhasil meluluskan sekitar 35 guru yang aktif mengajar disekolah-sekolah milik Muhammadiyah Balikpapan.


Sekretaris Panitia Syahrani mengungkapkan: "target kami adalah pemahaman para guru tentang agama islam yang benar dan berkemajuan, agar sejalan dengan cita-cita Muhammadiyah, mewujudkan masyarakat islam yang sebenar-benarnya" Pungkasnya.